Removing Rock Reinstall
by cyrillus on May.25, 2009, under Internet, Networking, Unix
Seminggu terakhir ini kerjaanku reinstall compute node terus..Gara-gara pindah2 dari rock 4 terus 5.0 terakhir kemarin rocks cluster 5.1. AKhirnya memutuskan kembali lagi ke rocks 5.0. Pertama kali dulu menyentuh rock cluster, gara2 mati lampu, compute node nya selalu booting rocks-reinstall. Kirain dulu rusak atau gimana. Ternyata tu reinstall node nya to. Begitu reboot tu compute node looking for kickstart. Opo meneh kui kickstart? Karena ga menemukan kickstart nya, installasi memerlukan media lain. Merasa ada yang g beres, akhirnya gugling. Ternyata untuk installasi compute-node, di headnode/frontend nya harus dijalankan perintah “insert-ether”. Baru deh installasi berjalan normal.
Bingung juga, masak tiap kali mati lampu harus install ulang??Akhirnya nyoba lagi sengaja tak matiin tu compute node. Terus pas booting n masuk grub, ak pilih Boot Rock,akhirnya berhasil masuk rock. Terus begitu di reboot Rock Reinstall di grub ilang sendiri.. Booting seperti biasa, g perlu milih manual ke booting default rock.
Akhirnya setelah baca-baca user guide nya. Ada cara, biar tiap hard reboot, pilihan menu Rock-Reinstallnya ga muncul. Cara nya dengan menambahkan file replace-auto-kickstart.xml terus compute-node nya diinstall ulang(tapi tetep aja install ulang dulu). Gpp deh yang penting besok kalo mati lampu bisa langsung nyala. Ga perlu capek-capek ke lantai 3 buat mindah booting grub nya.
Caranya adalah sebagai berikut :
- Pertama login ke frontend dulu, terus bikin file biar nge-overvride default auto kickstartnya.
# cd /home/install
# cp rocks-dist/lan/i386/build/nodes/auto-kickstart.xml \
site-profiles/5.0/nodes/replace-auto-kickstart.xml
- Setelah itu, edit file site-profiles/5.0/nodes/replace-auto-kickstart.xml. Lalu hapus baris berikut :
<package>rocks-boot-auto<package>
- Kemudian rebuild rock nya :
# cd /home/install
# rocks-dist dist
Terakhir, reinstall node-nya. Stelah instalasi node selasai. Berapa kali pun di hard reboot or mati lampu. Pasti akan langsung booting ke rock nya. Ga ada menu Rock Reinstall lagi..
Sekian dokumentasi hari ini..:D
Unpublished Doraemon Story
by cyrillus on May.20, 2009, under Just4fun
Siapa yang ga tau Doraemon dan Nobita. Semuanya pasti tahu, baik di komik atau nonton filmnya..Tapi untuk edisi yang satu ini tidak semuanya tahu. Salah satu edisi yang melegenda namu tidak diterbitkan. Alhasil untuk seri ini hanya beredar dari mulut ke mulut.
Silahkan dinikmati gan…..
FreeNX server under ubuntu Jaunty or Intrepid
by cyrillus on May.20, 2009, under Internet, Networking
Ternyata butuh juga desktop akses langsung ke mesin hpc. Ga semua bisa di remote via console. Ada beberapa tool buat remote desktop server. Dari pengalaman, yang paling powerfull, cepet n gampang aksesnya pake freenx-server dari NoMachine. Tinggal download aja deb, rpm atau tar.gz nya.
Sayangnya untuk ubuntu Intrepid dan Jaunty ga bisa langsung dpkg –install <package>. Tapi tesudo apt-get update && sudo apt-get upgradenang kita bisa pake repository dari ppa launchpad untuk installasi freenx-server.
Download dulu GPG key nya :
Lalu tambahkan repositori nya :
Tambahkan repo berikut, pilih salah satu Jaunty atau Intrepid :
# Ubuntu FreeNX Repository for Jaunty deb http://ppa.launchpad.net/freenx-team/ubuntu jaunty main deb-src http://ppa.launchpad.net/freenx-team/ubuntu jaunty main
# Ubuntu FreeNX Repository for Intrepid deb http://ppa.launchpad.net/freenx-team/ubuntu intrepid main deb-src http://ppa.launchpad.net/freenx-team/ubuntu intrepid main
Save, lalu jalankan apt-get update dan upgrade :
Persiapan selesai saatnya installasi, sebelum installasi jalankan perintah berikut terlebih dulu, untuk memprevent pesen error.
Selanjutnya install tcl yang tepat untuk versi ubuntunya. Untuk ubuntu Jaunty menggunakan tcl8.5, sedang untuk ubuntu Intrepid menggunkan tcl8.4
Ubuntu Jaunty
Ubuntu Intrepid
Sekarang saatnya install freenx-server nya :
Pilih Y untuk install dependencies-nya. Selesai sudah installasi servernya. Untuk meremote nya, tinggal install nx-client nya. Bisa download dari web nya NoMachine. Ada untuk versi Windows, Linux maupun Mac.
Selamet ngremote. :D..Eh iya,, di nx-client nya pilih koneksi modem aja. Biar lebih cepet.
Instalasi Rock Cluster
by cyrillus on May.20, 2009, under Academic, Internet, Networking
Baru aja selesai installasi Rock-Cluster 5.1(codename V.I)
Caranya seperti biasa :
- Booting pake rock cluster 5.1 dvd. Untuk installasi frontend ketik build..Karena ada masalah dengan hardware headnode, perlu ditambahkan perintah berikut setelah build=>pci=nommconf acpi=off
- Ikuti langkah-langkahnya, pilih roll yang ingin diinstall. Di cluster ini saya pilih semua roll di dvd kecuali roll xen(kalo ga salah xen buat virtual machine to???). Nginstall lagi tambahan roll buat scheduller yaitu torque and condor.
- Setelah itu ikuti perintah installasi. Untuk setting IP saya pilih manual dan disable IPv6 support(diilangi aja asterix di IPv6 configuration)
- Untuk IP frontend = 222.124.24.22/27
- Gateway frontend = 222.124.24.17
- Name Server frontend = 222.124.24.17(gawe dewe je)
- Eh kuwalik,,kudune setting IP sik lagi milih roll..:D Lali je, nginstalle wis mau :p
- Setting IP buat compute node2 nya:
- Compute node terkoneksi via eth0 networknya => 192.168.1.0/24
Selesai bos konfigurasi install frontend..Tinggal tunggu installasi selesai, and tunggu sampai reboot lagi..Terus siap2 installasi compute node nya…
Nightlogin Cluster akan menggunakan 3 buah node computing.
Cara installasinya tinggal ketikkan perintah insert-ether di frontend. Frontend akan listen permintaan installasi di eth0. Setelah perintah insert-ether di jalankan. Boot tiap compute node pake kernel-roll(DVD installasi). Langung enter aja kalo ada prompt boot:.TInggal tunggu aja ke-3 node melakukan installasi via network..Untuk monitoring dari headnode ketik aja rocks-console compute-0-0 (untuk monitoring installasi compute-0-0)..Tinggal ae gpp.Biasane installasi ne normal kok.Nek error yo baleni ae cuk..
Untuk ngecek semua node sudah OK..Cek aja via ganglia.Browse pake firefox dari headnode ke http://localhost/ pilih cluster monitoring..Btw, wordpress e rocks V.I luwih apik daripada sing V.
Sekian dokumentasi buat installasi..
Nek meh ngopo2 meneh suk di tulis ng kene wae..Oke2..
Mbuh kui error, sukses, meh misuh po opo terserah ae cuk..:D
GJ….
by cyrillus on May.12, 2009, under Uncategorized
Lagi ga ada kerjaan..Pengen nulis ga jelas..:D
Lagi sebel gara2 IP public hpc.te.ugm.ac.id dicabut.:((
Konfig2nya jadi banyak yang ga jalan..Akhirnya daripada ngonfig ulang mending bikin DNS server lokal sendiri ajah..Sekalian bikin router pake PC yang lagi tak buat ngepost di blog ini..
Akhirnya selesai juga bikin PC router and DNS server nya..Head node hpc.te.ugm.ac.id udah bisa jalan normal lagi..Walaupun dengan konfigurasi routing yang aneh di di router nya..:D
MANAJEMEN FILE DI HARDISK
by admin on Nov.03, 2008, under Academic
Teknologi baru saat ini memungkinkan kita menyimpan banyak file dalam suatu hardisk yang besarnya lebih kecil dari kotak makan. Kita dapat menyimpan file hingga berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus giga ke dalam sebuah hardisk. Banyaknya file yang disimpan tentunya memerlukan manajemen yang bagus agar memudahkan akses dan pengelolaan data. Peletakan file yang tidak teratur akan menyusahkan kita saat ingin mengaksesnya. Sehingga akan membuat waktu terbuang hanya untuk mencari file.
Laptop saya terdiri atas 2 operating system, yaitu Dreamlinux yang berbasis debian dan Windows XP Profesional. Oleh karena itu saya mempartisi hardisk saya menjadi 3 partisi. Partisi pertama untuk Windows XP sebesar 18 GB, partisi kedua untuk Linux sebesar 10 GB dan sisanya saya gunakan untuk menyimpan data. Pemisahan sistem operasi dan data saya lakukan karena saya sering menginstal uang komputer, terutama untuk sistem operasi linux karena saya gemar mencoba distro-distro baru yang sesuai dengan selera saya dan tidak terasa berat atau lambat saat digunakan.
Semua data yang saya miliki saya letakkan di partisi Data, manajemen foldernya saya sesuaikan dengan manajemen “My Document” pada Windows XP, karena saya me-link-kan folder “My Document” ke partisi Data tersebut. Sedangkan untuk Sistem linux saya juga me-link-kan ke folder tersebut untuk mempermudah akses data.
Pada folder Document saya tersebut terdapat folder : My Music untuk menyimpan musik, My Video untuk menyimpan video, My Pictures untuk menyimpan gambar dan foto. Sedangkan untuk file-file dokumen untuk kuliah saya buatkan folder sendiri dan saya klasifikasikan lagi berdasarkan semester dan mata kuliah.Selain data kuliah saya juga menyimpan koleksi e-books saya menyimpannya dan menggolongkannya ke dalam kategori ebooks tersebut, seperti Linux Networking, Database, Novel, dll.
Pada folder My Videos saya mengelompokkan video-videonya ke dalam asal film tersebut, seperti Barat, Asia, dan Indonesia. Di dalam folder ini juga terdapat video clip yang saya letakkan pada folder tersendiri.Untuk folder My Music saya meng-generate sistematika foldernya secara otomatis melalui id3-tag nya. Hasilnya folder Musik tersebut berisi musik yang terklasifikasikan ke dalam Nama artis kemudian di dalamnya berisi Album dari Artis tersebut baru kemudian berisi file-file mp3. Penggunaan metode ini sangat efektif untuk menyimpan file musik bila id3-tagnya lengkap. Sayangnya tidak semua file mp3 saya memiliki id3-tag lengkap, karena file mp3 saya berupa mp3 bajakan. Sehingga metode ini menjadi sedikit tidak efektif. Namun hal ini teratasi dengan menggunakan mp3 player itunes keluaran apple. Program ini memiliki fasilitas search id3-tag yang cepat sehingga memudakan saya dalam mencari lagu yang akan diputar.
Untuk file-file bertipe *exe juga saya letakkan di folder tersendiri dan dikelompokkan lagi berdasarkan tipe dari aplikasi tersebut. Untuk file-file lain yang belum terklasifikasi saya memiliki folder miscellaneous yang di dalamnya terdapat foder tipe file yaitu, Compressed, Document, Music, Video dan Program, yang saya gunakan untuk menyimpan file yang belum sempat saya pindahkan ke dalam My Document.
MEMPERMUDAH MANAJEMEN DATA SISWA DENGAN NISN
by admin on Nov.03, 2008, under Academic
NISN yang merupakan kependekan dari Nomor Induk Siswa Nasional adalah kode pengenal siswa yang bersifat unik dan membedakan satu siswa dengan siswa lainnya. Kode ini bersifat nasional, sehingga tidak akan ada siswa yang memiliki NISN yang sama antara siswa yang satu dengan siswa yang lain yang ada di Indonesia. Sebelum ada standarisasi ini muncul kesulitan dalam proses manajemen pengelolaan data siswa dalam skala nasional, karena tidak adanya standar untuk membedakan semua siswa yang ada di indonesia. Dengan standarisasi ini, NISN yang bersifat unik ini akan digunakan sebagai pembeda utama antara satu siswa dengan siswa yang lain di seluruh Indonesia.
Format dari penomoran NISN adalah sebagai berikut :
NISN terdiri atas 10 digit angka (aaaxxxyyyy)
aaa : Tiga digit pertama berisi tahun lahir
xxx : Tiga digit pengelompokan, dan
yyyy : Empat digit nomor urut dalam pengelompokan xxx
Pertimbangan dari penggunaan format kodifikasi adalah sebagai berikut:
-
NISN terdiri dari seluruhnya angka dengan jumlah digit seminimal mungkin agar mudah dihafal atau dituliskan untuk keperluan administrasi sekolah, misal ujian nasional atau pendaftaran sekolah.
-
NISN tidak tergantung pada informasi atau data eksternal yang bisa berubah atau berganti sehingga format ini menjamin akan tetap dalam jangka waktu panjang. Sudah menjadi rahasia umum bahwa standarisasi yang berlaku di Indonesia masih sangat mungkin untuk berubah. Karena itu, satu-satunya informasi eksternal yang masuk dalam format NISN adalah tahun kelahiran siswa karena informasi ini (pasti) tetap dan tidak bergantung pada informasi di luar siswa itu sendiri.
-
Pemilihan tahun kelahiran siswa adalah salah satu cara untuk mengefisienkan jumlah digit dalam NISN. Dengan asumsi pertumbuhan penduduk sebesar 1,49% maka hanya dibutuhkan 7 digit (maksimal 9.999.999) setelah informasi tahun kelahiran. Kemungkinan berkembang lebih dari 7 digit adalah sangat kecil karena pertumbuhan penduduk (di Indonesia) cenderung menurun dari tahun ke tahun.
- Jumlah digit urutan kode 4 digit terakhir bisa berubah (menjadi lebih atau kurang dari 4 digit), walaupun kemungkinan untuk itu sangat kecil.
Adapun kelebihan dari format kodifikasi: (continue reading…)
Lebaran: Data Mudiking dan Data Baliking
by admin on Oct.06, 2008, under Just4fun
Lebaran telah berlalu, liburan seminggu tanpa terasa sudah berakhir. Entah mengapa hari libur selalu berjalan cepat, dan sekarang rutinitas sudah mulai berjalan seperti biasa. Walaupun masih terasa sisa-sisa kemalasan akibat liburan. Enggan untuk memulai lagi mengikuti kuliah. Tampaknya Hukum Newton yang pertama berlaku juga buat manusia :D. Perlu adanya gaya untuk menggerakan benda diam, seperti juga perlu adanya usaha untuk kembali mulai bekerja atau belajar, setelah bersantai selama liburan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya Lebaran kali ini juga tampak terasa dampaknya pada arus lalu lintas. Karena saya tinggal di daerah yang dilintasi oleh jalan negara, jalur selatan. Maka saya dapat mengamati tentang perubahan arus lalu lintas. Selama lebaran ini saya tinggal di rumah saja karena saudara-saudara mudik ke rumah Mbah saya dan rumah Mbah saya hanya di samping rumah saya.
Selama liburan saya cukup sering melintasi jalur mudik. Ada beberapa hal yang saya amati. Dari hasil pengamatan saya, pada saat arus mudik. Perubahan lalu lintas yang terjadi cukup terasa tapi tidak terlalu padat. Arus di jalan tidak macet walaupun sedikit lebih padat dari biasanya. Hal ini sedikit bertentangan dengan berita di televisi yang menyatakan bahwa arus mudik padat dan menimbulkan macet. Bahkan pada saat hari yang dikatakan sebagai puncak arus mudik. Arus lalu lintas juga tidak macet di daerah saya.
Hal tersebut menurut saya cukup kontradiktif dengan berita. Dari situ saya mencoba menarik analisa, kenapa ada data yang menurut saya cukup bertentangan untuk di tarik benang merahnya. Menurut saya hal yang mengakibatkan arus mudik di jalan di daerah saya tidak terlalu padat, dikarenakan waktu yang cukup panjang antara hari libur kerja dan hari pertama lebaran, selama 4 hari, sehingga banyak pilihan hari untuk mudik. Sedangkan mengapa saat puncak mudik traffic di daerah saya tidak cukup padat mungkin dikarenakan pemudik yang berangkat pada saat itu tidak menuju daerah saya, atau tidak melintasi daerah saya.
Ada hal lain lagi yang saya amati, dari hasil pengamatan, para pemudik motor lebih banyak yang berjalan dari barat menuju timur. Sedangkan pemudik motor dari timur ke barat jarang saya temui. Ada berbagai kemungkinan yang menyebabkan. Salah satu kemungkinannya adalah karena biaya untuk mudik dari daerah barat lebih mahal dari daerah timur, sehingga para pemudik dari daerah barat lebih memilih untuk menggunakan motor karena lebih hemat.
Selain arus mudik saya juga mengamati arus balik. Ternyata pada arus balik jalur lebih padat dan macet daripada arus mudik. Selaras dengan hal yang dinyatakan sebelumnya, waktu yang lebih sedikit antara hari kedua lebaran dan hari kerja, yang cukup singkat, mengakibatkan pilihan hari untuk balik lebih sedikit. Hanya 3 hari. Karena biasanya hari ketiga lebaran jarang ada yang balik, praktis tinggal 2 hari yang biasa digunakan. Sehingga arus balik terasa lebih padat dari arus mudik.
Cara mudah download file dari Rapidshare dengan wget
by cyrillus on Sep.19, 2008, under Internet, Unix
Siapa yang ga tau rapidshare??Salah satu file server terbesar, yang menyediakan banyak file yang berguna untuk di download.
Siapa pula yang g kenal wget?salah satu tool untuk download dengan menggunakan CLI di *nix. Kali ini kita akan mendownload program dari rapidshare dengan menggunakan wget.
Tapi sebelumnya kita perlu menyiapkan cookies dari rapidshare dulu. Caranya dengan login dulu ke rapidshare dengan IE kemudian kita export cookiesnya. Cukup copy cookies dari rapidshare saja ke dalam file.
Kurang lebih isi file cookies.txt nya seperti ini :
.rapidshare.com TRUE / FALSE 1731509997 user 123456-%6A%61%71%72%62%72%6B%73%63%6C%69%67%68%74%6C%6F%67%69%6E
Mungkin ada yang mikir “cuma download dari rapidshare saja,apa susahnya??”. Nah di sini ada yang sedikit berbeda. Kali ini kita tidak perlu mendownload file satu persatu dengan menggunakan perintah wget, cukup kita siapkan list filenya ke dalam file. Katakanlah nama filenya donlot.txt. Isinya kira-kira seperti ini :
http://rapidshare.com/files/110585921/buhiavwise23se.rar http://rapidshare.com/files/111523927/FFD.rar http://rapidshare.com/files/110153304/CSS.Web.Design.for.Dummies-Goleech.org.rar http://rapidshare.com/files/111460848/Image_to_Text_Converter.rar
Nah langkah selanjutnya kita gunakan 3 hal tadi, yaitu:cookies.txt,donlot.txt dan tentunya wget. Jangan lupa untuk menaruh 2 file tadi dalam satu folder. Nah selanjutnya ketikkan command berikut di command prompt :
cat donlot.txt |while read line; do wget -bct0 --load-cookies=cookies.txt \
"${line}"; done
Mudah bukan???:D
Dengan sedikit bash scripting kita bisa langsung mendownload link yang sudah kita tuliskan di file.
Bash scripting sederhana tersebut juga bisa sedikit di modif untuk mengganti nama file. Misalnya saja setelah kita selesai mendownload file-file tadi, kita pengen mengubah akhiran filenya, yang semula *.rar menjadi *.txt (kurang kerjaan kali ya??):).
Caranya adalah sebagai berikut, masih pada folder yang sama dengan yang tadi. Kita ketikkan command berikut pada command prompt :
ls|grep rar > file.lst|cat file.lst |while read line; do newname=$(echo ${line}\
|sed 's/rar$/txt/'); mv -v "${line}" "${newname}"; done
Kesimpulannya bash script memang sangat perlu untuk memudahkan administrasi system. So? Let’s learn bash script!!.
Video Kangguru melahirkan
by cyrillus on Sep.19, 2008, under Videos
Barusan browsing-browsing and surfing-surfing di kaskus. Nemu postingan kangguru melahirkan. Baru tahu saya kalo ternyata kemunculan kangguru ke dunia ini terdiri atas dua tahap. Pertama si kangguru dilahirkan tanpa bulu dan hanya bisa mengunakan kaki bagian atasnya untuk merambat ke tubuh sang induk untuk menyusu. Kemudian setelah si kangguru tumbuh besar keluarlah dia dari kantung si induk.
Masih bingung ya??liat aja videonya :
